Info Pendaftaran Universitas Pertahanan Tahun 2020

Info Pendaftaran  Universitas Pertahanan Tahun 2020 ~ Mumpung masih ada waktu, barangkali ada yg butuh info untuk anak, atau anaknya saudara/tetangga/temanya teman/atau siapa saja yg memenuhi syarat untuk berkarir di Pertahanan ?

DAFTAR DI :

https://penerimaan.idu.ac.id/

-------------------------------------------
Pendaftaran mulai tanggal 01 s/d 17 Mei 2020. penerimaan mahasiswa baru Jenjang S1 Beasiswa Universitas Pertahanan yang lulus mendapat pangkat Letnan Dua, Ikatan Dinas di Tentara 10 tahun, Program S1 untuk 300 Mahasiswa.
-------------------------------------------

Fakultas Kedokteran Militer untuk 150 Mahasiswa
- Prodi Kedokteran

Fakuktas Farmasi Militer untuk 50 Mahasiswa
- Prodi Farmasi

Fakuktas MIPA untuk 50 Mahasiswa
- Prodi Matematika
- Prodi Kimia
- Prodi Fisika
- Prodi Biologi

Fakultas Teknik untuk 50 Mahasiswa
- Prodi Teknik Konstruksi Bangunan Militer
- Prodi Teknik Elektronika
- Prodi Teknik Informatika
- Prodi Teknik Mesin

Cakupan

1. Bebas biaya pendaftaran serta biaya kuliah selama pendidikan di Unhan.

2. Disediakan tempat tinggal berupa asrama, makan, pakaian dinas dan olahraga Unhan, uang saku, dan biaya lain yang berkaitan dengan pendidikan.

Syarat peserta
1. Warga Negara Indonesia (WNI), laki-laki dan perempuan.

2. Sehat jasmani dan rohani serta tidak buta warna.

3. Berijazah SMA/sederajat jurusan IPA, lulusan Tahun 2019 atau 2020.

4. Tidak pernah tinggal kelas selama di SMA/sederajat.

5. Nilai rapor SMA/sederajat semester I-V rata-rata di atas 80 dan diprioritaskan siswa yang masuk 10 (sepuluh) besar terbaik SMA/sederajat yang bersangkutan pada semester V.

6. Nilai tes Intelligence Quotient (IQ) minimal 120.

7. Usia maksimal 20 tahun saat masuk pendidikan (bulan Juli 2020).

8. Memiliki tinggi badan minimal laki-laki 160 cm dan perempuan 155 cm serta berat badan proposional.

9. Lulus seleksi administrasi, Tes Potensi Skolastik (TPS), Tes Kemampuan Akademik (TKA) Saintek, TOEFL, tes psikologi, tes kesehatan dan wawancara yang dilaksanakan oleh Universitas Pertahanan.

10. Mampu mengoperasikan komputer (aplikasi office dan internet).

11. Bersedia ditempatkan di mana saja sebagai Kader Intelektual Bela Negara apabila sewaktu-waktu negara membutuhkan.

12. Bersedia menandatangani surat perjanjian kontrak mahasiswa dan surat pernyataan.

13. Persetujuan orang tua/wali, bersedia tinggal di asrama, dan sanggup mematuhi peraturan Universitas Pertahanan.

Info selanjutnya silahkan buka link di bawah ini....

https://www.kompas.com/edu/read/2020/05/04/145509371/universitas-pertahanan-buka-pendaftaran-s1-bebas-biaya-kuliah?page=3
Selengkapnya »

Info Pendaftaran Sekolah Kedinasan di Buka Juni 2020

Info Pendaftaran Sekolah Kedinasan di Buka Juni 2020 ~ Info baru bagi adik-adik lulusan tahun 2020 ini, atau yang lulus maksimal tahun yang lalu yang masih penasaran untuk tembus di sekolah kedinasan dan sedang berburu informasi seputar sekolah kedinasan.

Walaupun di tengah Pandemi Covid-19, ternyata pelaksanaan seleksi sekolah kedinasan tetap dibuka, walaupun jadwal mundur, biasanya mulai sekitar  April. Kali ini diundur pada Juni 2020 ini.

Namun demikian ada sekolah kedinasan yang secara resmi menginfokan pada tahun 2020 ini tidak membuka pendaftaran mahasiswa baru, yaitu dari Kementerian Keuangan sebagai pengelola Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN.

Proses pendaftaran soal kedinasan dikelola langusng oleh Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) yang tentunya telah melakukan penjadwalan ulang terkait rencana pembukaan seleksi Sekolah Kedinasan (Dikdin) Tahun 2020.

Kapan Pelaksanaan Pendaftaran Sekolah Kedinasan?
Menurut Kepala Biro Humas, Hukum, dan Kerja Sama BKN, Paryono bahwa pengumuman seleksi Dikdin 2020 akan dilakukan mulai tanggal 1 Juni dan pendaftaran online lewat portal SSCNASN-BKN akan dibuka pada 8 – 23 Juni 2020.

Memperhatikan  Keputusan Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nomor 13.A. Tahun 2020 tentang Perpanjangan Status Keadaan Tertentu Darurat Sencana Wabah Penyakit Akibat Virus Corona di Indonesia yang diperkirakan akan berakhir pada tanggal 29 Mei 2020, dan sebagai tindak lanjut Surat Menteri Pendayagunaan Aparatur  Negara dan  Reformasi  Birokrasi Nomor  B/381/M.SM.01.00/2020 tentang Penundaan Jadwal Pendaftaran dan Seleksi Sekolah Kedinasan Tahun 2020, maka dipandang perlu untuk melakukan langkah-langkah antisipasi pendaftaran dan seleksi calon siswa/siswi/taruna/taruni pada Sekolah Kedinasan sebagai berikut:

1.       Kementerian/Lembaga Pengelola Sekolah Kedinasan.
Kementerian/lembaga pengelola sekolah kedinasan (Kementerian Dalam Negeri,  Kementerian  Perhubungan,  Kementerian  Hukum dan HAM, Sadan Pusat Statistik,  Sadan lntelijen  Negara,  Sadan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika,  dan  Sadan  Siber  dan Sandi  Negara),  diminta  untuk  membuka pendaftaran Tahun 2020.  Kementerian Keuangan yang mengelola PKN STAN berdasarkan  surat  Nomor:  S-75.1/MK.1/2020 tanggal 23 Maret 2020,  pada tahun 2020 memutuskan untuk tidak membuka pendaftaran. Adapun jadwal keg.iatan dimaksud adalah sebagai berikut:

Pengumuman Pendaftaran, Mulai 1 Juni 2020
Pendaftaran di SSCASN-BKN, 8 - 23 Juni 2020
Pelaksanaan  Seleksi   Kompetensi   Dasar (SKD), Juli 2020
Pelaksanaan Seleksi Lanjutan, Diatur masing masing kementerian/lembaga

Seluruh  kegiatan  diselenggarakan  dengan memperhatikan Pedoman dan/atau Protokol Pencegahan Penyebaran Covid-19 yang ditetapkan baik oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah;

Jadwal kegiatan sebagaimana huruf  dapat dilakukan penyesuaian apabila terdapat perubahan kebijakan pemerintah tentang Status Keadaan Tertentu Darurat Bencana Wabah Penyakit Akibat Virus Corona di Indonesia, sehingga tidak memungkinkan melaksanakan kegiatan dimaksud;

Rencana      kegiatan      perkuliahan      diatur     oleh      masing-masing kementerian/lembaga dengan memperhatikan perkembangan pemberlakuan/perubahan Status Keadaan Tertentu Darurat  Bencana Wabah Penyakit Akibat Virus Corona di Indonesia pada saat itu;


Kementerian/lembaga agar  segera melaksanakan:
Penyiapan    dokumen    persyaratan    pengumuman    pendaftaran    dan persiapan teknis portal resmi/sistem pendaftaran terintegrasi bersama dengan BKN (SSCASN) dilengkapi dengan Online Help Desk/Call Center yang dikelola oleh masing-masing kementerian/lembaga;
Persiapan  teknis  penyelenggaraan  SKD dan proses administrasi  PNBP dengan BKN;
Persiapan   pelaksanaan  Seleksi  Lanjutan  yang  diselenggarakan   oleh masing-masing  Sekolah  Kedinasan  dan  hasil  seleksi  dimaksud disampaikan kepada BKN;
Pengalokasian anggaran untuk: Proses pendaftaran,  seleksi dan kegiatan  perkuliahan  pada Tahun Anggaran 2020;    Pelaksanaan  proses  pendaftaran,  seleksi  dan kegiatan  perkuliahan agar sesuai dengan Pedoman dan/atau Protokol Pencegahan Penyebaran Covid-19 yang telah ditetapkan oleh pemerintah;
Penyampaian  kesiapan  kegiatan  kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi,  dan  Sadan  Kepegawaian  Negara  sebelum   pertengahan  Mei 2020.

2.       Badan Kepegawaian Negara (BKN) agar segera melaksanakan:
a.   Persiapan teknis portal/sistem pendaftaran sekolah kedinasan (SSCASN);
b.   Persia pan dokumen SOP tambahan yang dimaksudkan agar pelaksanaan SKD sesuai dengan  Pedoman dan/atau Protokol Pencegahan Penyebaran Covid-19 yang telah ditetapkan oleh pemerintah;
c.    Koordinasi dengan Panitia Seleksi Kementerian/Lembaga terkait pelaksanaan SKD dan Seleksi Lanjutan agar dapat dilaksanakan sebagaimana huruf 2.b;
d.   Bersama-sama  dengan  Kementerian  Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi melakukan koordinasi dengan BNPB terkait dengan kesiapan   pelaksanaan   seleksi   sekolah   kedinasan   agar   sesuai   dengan Pedoman dan/atau  Protokol  Pencegahan  Penyebaran Covid-19 yang  telah ditetapkan oleh pemerintah;

Sumber : https://www.bkn.go.id/berita/pendaftaran-online-dikdin-2020-di-portal-sscasn-bkn-dibuka-juni
Selengkapnya »

Bantuan Biaya Kuliah Melalui KIP Kuliah

Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah yang diluncurkan Presiden Joko Widodo merupakan bukti kehadiran negara untuk membantu warganya memperoleh hak pendidikan hingga bangku kuliah. Negara hadir untuk mendukung generasi muda, calon pemimpin masa depan, yang berpotensi tetapi membutuhkan dukungan finansial agar dapat memiliki akses yang sama untuk mendapatkan pendidikan tinggi.

Melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), pemerintah menargetkan 818.000 mahasiswa untuk menerima KIP Kuliah pada tahun 2020. KIP Kuliah dikelompokkan menjadi KIP Kuliah dan KIP Kuliah Afirmasi yang mencakup dukungan bagi penyandang disabilitas, peserta program Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADik) untuk Orang Asli Papua di wilayah Papua dan Papua Barat, wilayah 3T (terdepan, terluar, atau tertinggal), serta wilayah yang terkena dampak bencana alam atau konflik sosial.

“Jumlah tersebut terdiri dari mahasiswa Bidikmisi on-going tahun 2016-2019 sebanyak 418.000 mahasiswa dan KIP Kuliah untuk calon mahasiswa baru sebanyak 400.000 mahasiswa," disampaikan Sekretaris Jenderal Kemendikbud, Ainun Na’im di Kantor Kemendikbud di Jakarta, Senin (17/2/2020).

Jaminan Keberlangsungan Bidikmisi dan Afirmasi saat ini (ongoing)

Kemendikbud menjamin keberlangsungan studi mahasiswa penerima Bidikmisi dan Afirmasi saat ini (ongoing) untuk terus mendapatkan bantuan pendidikan sampai dengan masa studi selesai.

“Tidak ada perubahan apapun terhadap program bantuan pendidikan yang sedang diterima. Sesuai rencana, dana Bidikmisi semester genap akan dicairkan pada awal Maret 2020,” jelas Sesjen Ainun Na'im.

Calon Mahasiswa Baru yang memerlukan KIP Kuliah

Bagi calon mahasiswa yang berasal dari keluarga tidak mampu dan lulus SMA, SMK, MA/sederajat pada tahun 2018-2020, dipersilakan mendaftar untuk mendapatkan KIP Kuliah mulai awal Maret 2020. Pendaftaran dilakukan secara online pada laman http://kip-kuliah.kemdikbud.go.id/.

Data yang diperlukan untuk pendaftaran KIP Kuliah sama dengan persyaratan mendapatkan Bidikmisi, yaitu Nomor Induk Kependudukan (NIK), Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN), dan alamat e-mail. Setelah diverifikasi oleh sistem, calon akan menerima nomor pendaftaran dan kode akses untuk mendaftar ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN).

Dalam hal calon mahasiswa berasal dari keluarga tidak mampu namun belum memiliki KIP atau orang tua/wali mahasiswa belum terdaftar sebagai penerima Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), masih mungkin menerima KIP Kuliah selama lolos seleksi dan verifikasi kondisi ekonomi oleh perguruan tinggi terkait.

Pendaftaran Jalur SNMPTN

Calon mahasiswa yang tidak membutuhkan dukungan KIP Kuliah dan ingin mendaftar seleksi masuk PTN melalui jalur Seleksi Nasional Masuk PTN (SNMPTN) dapat melakukan pendaftaran hingga 27 Februari 2020. Namun, khusus bagi calon mahasiswa yang membutuhkan dukungan KIP Kuliah dan ingin mendaftar seleksi masuk PTN melalui jalur SNMPTN, maka dipersilakan mendaftar ke laman KIP Kuliah terlebih dahulu untuk mendapatkan nomor pendaftaran dan kode akses. Pendaftaran dapat dilakukan pada awal bulan Maret 2020 hingga 31 Maret 2020.

“Bagi calon mahasiswa yang membutuhkan dukungan KIP Kuliah, diharapkan untuk tenang dan memantau perkembangan di kanal Kemendikbud. Informasi lebih lengkap terkait KIP Kuliah akan diumumkan pada awal Maret,” pungkas Sesjen Kemendikbud.

Jakarta, Kemendikbud --- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) membuka kesempatan bagi calon mahasiswa dari keluarga kurang mampu yang belum memiliki Kartu Indonesia Pintar (KIP) untuk tetap melakukan pendaftaran Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dengan mengajukan permohonan KIP Kuliah. Pendaftaran KIP Kuliah dibuka pada tanggal 2 hingga 31 Maret 2020 hingga pukul 23.59 WIB melalui laman https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id/.

Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendikbud, Nizam, menegaskan bahwa KIP Kuliah merupakan bentuk penguatan program Bidikmisi yang dilaksanakan melalui perluasan akses mahasiswa dari keluarga kurang mampu untuk mengenyam pendidikan di perguruan tinggi.

"Pada tahun ini, Pemerintah mengeluarkan kebijakan KIP Kuliah agar terintegrasi dengan kebijakan yang telah dilaksanakan selama lima tahun belakangan ini, yakni KIP yang dimiliki siswa SMA maupun SMK. Perlu disampaikan bahwa kebijakan KIP Kuliah untuk sementara diperuntukkan hanya bagi calon mahasiswa baru di kampus," disampaikan Nizam di Kantor Kemendikbud, Jakarta, Senin (24/2).

Saat ini, pendaftaran Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) telah dibuka. Semula, pendaftaran akan ditutup pada tanggal 27 Februari 2020 pukul 23.50, tetapi khusus bagi calon mahasiswa dari keluarga tidak mampu yang membutuhkan KIP Kuliah, disediakan perpanjangan waktu yang menyesuaikan pendaftaran KIP Kuliah, yaitu tanggal 2 hingga 31 Maret 2020.

Bagi calon mahasiswa yang tidak membutuhkan dukungan biaya dari pemerintah dan ingin mendaftar seleksi masuk perguruan tinggi negeri (PTN) melalui jalur SNMPTN, dapat melakukan pendaftaran hingga tanggal yang ditentukan (27 Februari 2020) dan langsung melakukan finalisasi. Begitu juga bagi calon mahasiswa yang sudah memiliki KIP pada jenjang pendidikan sebelumnya.

Ketua Tim Pelaksana Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT), Mohammad Nasih, menjelaskan, bagi calon mahasiswa dari keluarga kurang mampu yang sama sekali belum memiliki KIP tetap dapat melakukan pendaftaran SNMPTN hingga pengisian program studi dan pilihan universitas. Namun, diharapkan tidak melakukan finalisasi terlebih dulu sebelum mendaftar pada laman KIP Kuliah. 

"Pendaftaran KIP Kuliah dimulai awal Maret mendatang. Boleh saja sudah mulai mendaftar dan mengisi informasi-informasi yang perlu dicantumkan di pendaftaran SNMPTN, tetapi kami imbau untuk jangan finalisasi terlebih dulu. Jika pendaftaran KIP Kuliah sudah rampung, baru pendaftaran SNMPTN dapat difinalisasi dan cetak kartu," jelas Nasih.

Dikonfirmasi oleh Nasih, pendaftaran SNMPTN khusus bagi calon mahasiswa kurang mampu yang membutuhkan KIP Kuliah memang telah diperpanjang hingga akhir Maret 2020, menyesuaikan dengan pendaftaran KIP Kuliah yang diadakan pada tanggal 2 hingga 31 Maret 2020.

Proses pendaftaran SNMPT sendiri dapat dilakukan melalui laman http://portal.ltmpt.ac.id/. Pada laman tersebut, pendaftar akan diminta untuk mengisi biodata, pilihan perguruan tinggi negeri, dan pilihan program studi, serta mengunggah dokumen prestasi tambahan (jika ada). Langkah terakhir adalah finalisasi. Jika sudah finalisasi, pendaftar dianggap telah selesai mendaftar, sehingga harus mencetak Kartu Bukti Pendaftaran sebagai tanda bukti peserta SNMPTN.

Untuk yang ingin mendaftar KIP kuliah, calon mahasiswa bisa melakukannya secara mandiri dengan langsung mengakses ke laman http://kip-kuliah.kemdikbud.go.id/. Setelah masuk ke laman tersebut, sistem akan melakukan validasi terkait Nomor Induk Kependudukan (NIK), Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN), dan kelayakan mendapatkan KIP Kuliah.

Jika dinyatakan berhasil, calon mahasiswa akan mendapatkan Nomor Pendaftaran dan Kode Akses ke surat elektronik (e-mail) yang telah didaftarkan. Setelah itu, proses pendaftaran KIP kuliah pun selesai.

Sumber : https://kemdikbud.go.id/main/blog
Selengkapnya »

9 Trik Sukses SNMPTN Tahun 2020

Trik Sukses SNMPTN Tahun 2020 - Bisa kuliah dan masuk ke dalam Perguruan Tinggi Negeri (PTN) tentunya menjadi impian bagi peserta didik SMA ataupun SMK sederajat tak terkeciuali para orang tua. Namun demikian untuk bisa masuk ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN) perlu dan membutuhkan perjuangan besar dan proses yang panjang yang harus kamu lewati sebelumnya. Perjuangan sejak selesainya pelaksanaan Ujian Nasional saat SMP, kelas IX. Dilanjutkan dengah pemilihan sekolah dijnejang SMA/SMK yang diidamkan atau favorit.  Melalui sekolah SMA/SMK sejak kelas X, akan menjadi awal untuk meraih kesuksesan ketika lulus SMA/SMK, terutama bila ingin masuk PTN dmelalui jalur SNMPTN.


Agar sukses bisa masuk ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN) tentunya harus lulus dalam salah satu seleksi yang diadakan oleh panitia. Apa saja sih jenis-jenis seleksi tersebut? Perlu kamu ketahui bahwa ada tiga jenis seleksi untuk bisa masuk ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yakni, Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) dan Seleksi Mandiri.

Baca : Info Kuota Bidikmisi 2020


Mencermati Ketentuan SNMPTN 2020

SNMPTN adalah Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri dengan menerapkan sistem undangan, dimana usaha yang bisa dilakukan dengan melakukan pengisian PDSS, verifikasi sampai dengan pendaftaran, sedangkan seleksi hanya menunggu pemeringkatan dari panitia.

Berdasar info sebelumnya, SNMPTN ini diibaratkan sebagai bonus prestasi yaitu nilai raport selama 5 semester dan yang kedua adalah indeks sekolah kamu masing-masing. Oleh karena itu tentunya memerlukan strategi khusus untuk bisa masuk ke jurusan yang diharapkan. Perlu diketahui bahwa nilai yang dibutuhkan untuk lolos SNMPTN ini adalah nilai dari semester awal hingga semester lima. Itu artinya jika kamu merasa sudah bersungguh-sungguh maka terbuka peluang besar untuk bisa masuk PTN melalui jalur SNMPTN 2020.

Apa saja dan bagaimana sih cara analis nilai rapor agar bisa sukses melalui jalur SNMPTN 2020? Pertama harus menyiapkan raport dari semester awal hingga semester 5 terlebih dahulu. Tentunya dalam raport terkini ada 3 jenis nilai pada raport yakni, nilai pengetahuan, nilai sikap, dan nilai keterampilan. Namun demikian yang akan digunakan hanyalah nilai pengetahuan saja atau bisa juga rata-rata dari nilai pengetahuan dan keterampilan.
Selanjutnya disarankan untuk membuat draft grafik nilai, yaitu dari semester awal hingga semester 5. Berikutnya bisa  menarik kesimpulan pelajaran mana yang memiliki nilai stabil, selalu naik, dan yang naik turun. Karena peluang besar diterima jika grafik nilainya stabil menaik, ilustrasinya misalkan saat kelas 10 nilainya stabil, lalu ketika duduk di kelas 11 semester ganjil nilainya turun karena beberapa mata pelajaran tapi rata-rata nilai stabil menaik dari semester awal hingga semester 5 di kelas 12.

SNMPTN bisa dikatakan merupakan jalur seleksi untuk masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang menggunakan sistem, tapi tahukah kamu bahwa ternyata ada tips dan trik ampuh yang bisa kamu terapkan agar bisa lolos SNMPTN 2020. 

Jadwal SNMPTN Tahun 2020


No. Agenda Estimasi Tanggal
1 Pengisian dan Verifikasi PDSS 15 Januari 2020 - 18 Februari 2020
2 Pendaftaran SNMPTN 14 Februari 2020 - 27 Februari 2020
3 Penguman Hasil Seleksi 4 April 2020

Jadwal baru estimasi, menyesuaikan agenda SNMPTN 2020, jadi hanya bersifat informasi awal, untuk sia-siap saja. Adapun Jadwal Lengkap SNMPTN 2020 secara resmi menunggu informasi resmi dari laman snmptn.ac.id

Memilih PTN, Ini Daftar PTN di SNMPTN 2020

SNMPTN bisa dikatakan merupakan jalur seleksi untuk masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang menggunakan sistem, tapi tahukah kamu bahwa ternyata ada tips dan trik ampuh yang bisa kamu terapkan agar bisa lolos SNMPTN 2020. .
Berikut Daftar PTN di SNMPTN 2020 :

Daftar PTN SNMPTN 2020

No. PTN Alamat Website PMB
1 Universitas Syiah Kuala http://www.pmb.unsyiah.ac.id
2 Universitas Malikussaleh http://pmb.unimal.ac.id
3 Universitas Teuku Umar http://www.utu.ac.id
4 Universitas Samudera http://pmb.unsam.ac.id
5 ISBI Aceh http://isbiaceh.ac.id/
6 UIN AR-Raniry http://www.pmb.ar-raniry.ac.id/
7 Universitas Sumatera Utara http://www.usu.ac.id
8 Universitas Negeri Medan http://spmb.unimed.ac.id
9 UIN Sumatera Utara http://www.uinsu.ac.id
10 Universitas Riau http://admisi.unri.ac.id
11 UIN Sultan Syarif Kasim Riau http://akademik.uin-suska.ac.id/
12 Universitas Maritim Raja Ali Haji https://penerimaan.umrah.ac.id/
13 Universitas Andalas http://pmb.unand.ac.id
14 Universitas Negeri Padang http://spmb.unp.ac.id
15 ISI Padang Panjang http://isi-padangpanjang.ac.id/
16 Universitas Jambi https://www.unja.ac.id/
17 Universitas Bengkulu http://admisi.unib.ac.id
18 Universitas Sriwijaya http://www.reg.unsri.ac.id
19 UIN Raden Fatah http://spmb.radenfatah.ac.id
20 Universitas Bangka Belitung http://www.ubb.ac.id
21 Universitas Lampung http://simanila.unila.ac.id
22 Institut Teknologi Sumatera http://pmb.itera.ac.id/
23 Universitas Sultan Ageng Tirtayasa http://spmb.untirta.ac.id/
24 Universitas Indonesia http://penerimaan.ui.ac.id/
25 UIN Syarif Hidayatullah Jakarta https://spmb.uinjkt.ac.id
26 Universitas Negeri Jakarta http://penmaba.unj.ac.id
27 UPN Veteran Jakarta https://penmaru.upnvj.ac.id/
28 Universitas Singaperbangsa Karawang http://pmb.unsika.ac.id
29 Institut Teknologi Bandung http://usm.itb.ac.id/wp
30 Universitas Padjadjaran http://smup.unpad.ac.id
31 Universitas Pendidikan Indonesia http://pmb.upi.edu
32 ISBI Bandung http://isbi.ac.id
33 UIN Sunan Gunung Djati Bandung http://www.uinsgd.ac.id
34 Institut Pertanian Bogor http://admisi.ipb.ac.id
35 Universitas Siliwangi http://pmb.unsil.ac.id
36 Universitas Jenderal Soedirman http://www.unsoed.ac.id
37 Universitas Tidar http://um.untidar.ac.id/
38 Universitas Sebelas Maret http://spmb.uns.ac.id
39 ISI Surakarta https://spmb.isi-ska.ac.id/
40 Universitas Diponegoro http://um.undip.ac.id
41 Universitas Negeri Semarang http://penerimaan.unnes.ac.id
42 UIN Walisongo Semarang http://pmb.walisongo.ac.id
43 Universitas Gadjah Mada http://um.ugm.ac.id
44 Universitas Negeri Yogyakarta http://pmb.uny.ac.id
45 UPN Veteran Yogyakarta http://pmb.upnyk.ac.id
46 ISI Yogyakarta http://isi.ac.id
47 UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta http://www.uin-suka.ac.id
48 Universitas Jember http://www.unej.ac.id
49 Universitas Brawijaya http://selma.ub.ac.id
50 Universitas Negeri Malang http://seleksi.um.ac.id
51 UIN Malik Ibrahim Malang http://pmb.uin-malang.ac.id
52 Universitas Airlangga http://ppmb.unair.ac.id
53 Institut Teknologi Sepuluh Nopember http://smits.its.ac.id
54 Universitas Negeri Surabaya http://www.unesa.ac.id
55 Universitas Trunojoyo Madura http://pmb.trunojoyo.ac.id
56 UPN Veteran Jawa Timur http://simaba.upnjatim.ac.id
57 UIN Sunan Ampel Surabaya http://www.uinsby.ac.id
58 Universitas Tanjungpura http://scmb.untan.ac.id
59 Universitas Palangkaraya http://www.upr.ac.id/
60 Universitas Lambung Mangkurat http://ulm.ac.id/id/
61 Universitas Mulawarman http://www.unmul.ac.id
62 Institut Teknologi Kalimantan http://www.itk.ac.id
63 Universitas Borneo Tarakan http://snmptn.borneo.ac.id
64 Universitas Udayana https://infoseleksi.unud.ac.id/
65 Universitas Pendidikan Ganesha http://undiksha.ac.id/id
66 ISI Denpasar http://spmb.isi-dps.ac.id/
67 Universitas Mataram http://pmb.unram.ac.id
68 Universitas Nusa Cendana http://www.undana.ac.id
69 Universitas Timor http://www.unimor.ac.id
70 Universitas Hasanuddin http://www.unhas.ac.id/pmb
71 Universitas Negeri Makassar http://www.unm.ac.id
72 UIN Alauddin Makassar http://siadin.uin-alauddin.ac.id
73 Universitas Sam Ratulangi http://www.unsrat.ac.id
74 Universitas Negeri Manado http://www.unima.ac.id
75 Universitas Tadulako http://www.untad.ac.id
76 Universitas Sulawesi Barat https://unsulbar.ac.id
77 Universitas Haluoleo http://www.uho.ac.id
78 Universitas Negeri Gorontalo http://www.ung.ac.id
79 Universitas Sembilan Belas November Kolaka http://pmb.usn.ac.id
80 Universitas Pattimura http://pmb.unpatti.ac.id/
81 Universitas Khairun http://www.unkhair.ac.id
82 Universitas Cenderawasih http://www.unicen.ac.id
83 Universitas Musamus Merauke http://www.unmus.ac.id
84 ISBI Tanah Papua http://isbi-tanahpapua.ac.id
85 Universitas Papua http://unipa.ac.id

Merencanakan Pembelajaran SNMPTN 2020

Apa maksudnya merencanakan pembelajaran? Ya tentunya adik-adik sejak kelas 10 sudah langsung mempersiapkan diri dengan belajar untuk mendapatkan yang terbaik di kelasnya.

Paling tidak bisa masuk dalam daftar 5 besar kelas, sehingga nantinya memudahkan saat pengisian dan pendaftaran jurusan yang dipilih.

Syukur-syukur yang punya kesempatan dengan mengikuti tambahan pelajaran di luar sekolah, sehingga pembelajaran di sekolah dapat diikuti dengan baik.

Target utama menjadi 5 besar di kelas adalah syarat awal agar nantinya bisa mendaftar melalaui jalur SNMPTN.

Memilih PTN dengan Passing Grade Rendah

Selanjutnya, saat pendaftaran yang sesuai jadwal akan dimulai pada 14 Februari 2020 dan akan berakhir 27 Februari 2020. Adik-adik agar memilih jurusan di PTN dengan passing grade yang rendah, yang tentunya akan memiliki daya saing tidak begitu berat.

Sehingga perlu sering mengecek informasi tentang jumlah pendaftar. Biasanya akan ada update informasi tentang jumlah pendaftar SNMPTN tahun 2020.
Next update......
Selengkapnya »

13 Daftar PTN Dengan Rangking Tertinggi di Indonesia

13 Daftar PTN Dengan Rangking Tertinggi di Indonesia - Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) mengumumkan 100 perguruan tinggi non-vokasi dengan ranking tertinggi di Indonesia pada 2019.

Dari seluruh Perguruan Tinggi Non-Vokasi di bawah Kemenristekdikti dengan jumlah sebanyak 2.141 itu dibagi dalam lima klaster.

Klaster 1 berjumlah 13 perguruan tinggi; Klaster 2 berjumlah 70 perguruan tinggi; Klaster 3 berjumlah 338 perguruan tinggi, Klaster 4 berjumlah 955 perguruan tinggi, dan Klaster 5 berjumlah 765 perguruan tinggi.

Menristekdikti Mohamad Nasir mengatakan, klasterisasi ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas perguruan tinggi sekaligus menjadi dasar bagi Kemenristekdikti dalam memberikan kebijakan sesuai kapasitas setiap klaster perguruan tinggi tersebut.

“Tujuan kami ingin mendorong perguruan tinggi Indonesia semakin maju dan masuk ke kelas dunia," ungkap Menteri Nasir saat mengumumkan Klasterisasi Perguruan Tinggi Indonesia 2019 sekaligus meluncurkan Buku Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH) di Jakarta, Jumat (16/8).

Adapun 13 perguruan tinggi non-vokasi dengan ranking tertinggi di Indonesia pada 2019:

1.Institut Teknologi Bandung (skor 3.671 - klaster 1)
2.Universitas Gadjah Mada (skor 3.594 - klaster 1)
3.Institut Pertanian Bogor (skor 3.577 - klaster 1)
4. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (skor 3.462 - klaster 1)
5.Universitas Indonesia (skor 3.401 - klaster 1)
6.Universitas Diponegoro (skor 3.207 - klaster 1)
7.Universitas Airlangga (skor 3.056 - klaster 1)
8.Universitas Hasanuddin (skor 3.036 - klaster 1)
9.Universitas Brawijaya (skor 2.948 - klaster 1)
10.Universitas Padjadjaran (skor 2.906 - klaster 1)
11.Universitas Andalas (skor 2.795 - klaster 1)
12.Universitas Sebelas Maret (skor 2.711 - klaster 1)
13.Universitas Sumatera Utara (skor 2.695 - klaster 1)

Dari data tersebut menunjukkan, jika rangking UI terus menurun. Berbeda dengan ITB yang makin berjaya. Terus merosotnya rangking UI, menurut Nasir salah satunya dilihat dari nilai outcome.

Pemeringkatan Perguruan Tinggi 2019 berfokus pada indikator atau penilaian yang berbasis Output - Outcome Base, yaitu dengan melihat kinerja masukan dengan bobot 40 % yang meliputi kinerja Input (15%) dan Proses (25%), serta Kinerja Luaran dengan bobot 60% yang meliputi Kinerja Output (25%), dan Outcome (35%).

Penambahan indikator baru tersebut sebagai upaya agar perguruan tinggi dapat secara aktif merespon perkembangan zaman, terutama revolusi industri keempat dan kebutuhan tenaga kerja.

“Dengan perubahan penilaian kinerja perguruan tinggi dari tahun-tahun sebelumnya, diharapkan perguruan tinggi didorong untuk lebih menekankan produk atau luaran pendidikan tinggi yang berkualitas yaitu dengan pemberian bobot output yang lebih besar dari bobot input,” tambah Direktur Jenderal Kelembagaan Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Patdono Suwignjo.

Sumber : jpnn.com
Selengkapnya »