13 Daftar PTN Dengan Rangking Tertinggi di Indonesia

13 Daftar PTN Dengan Rangking Tertinggi di Indonesia - Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) mengumumkan 100 perguruan tinggi non-vokasi dengan ranking tertinggi di Indonesia pada 2019.

Dari seluruh Perguruan Tinggi Non-Vokasi di bawah Kemenristekdikti dengan jumlah sebanyak 2.141 itu dibagi dalam lima klaster.

Klaster 1 berjumlah 13 perguruan tinggi; Klaster 2 berjumlah 70 perguruan tinggi; Klaster 3 berjumlah 338 perguruan tinggi, Klaster 4 berjumlah 955 perguruan tinggi, dan Klaster 5 berjumlah 765 perguruan tinggi.

Menristekdikti Mohamad Nasir mengatakan, klasterisasi ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas perguruan tinggi sekaligus menjadi dasar bagi Kemenristekdikti dalam memberikan kebijakan sesuai kapasitas setiap klaster perguruan tinggi tersebut.

“Tujuan kami ingin mendorong perguruan tinggi Indonesia semakin maju dan masuk ke kelas dunia," ungkap Menteri Nasir saat mengumumkan Klasterisasi Perguruan Tinggi Indonesia 2019 sekaligus meluncurkan Buku Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH) di Jakarta, Jumat (16/8).

Adapun 13 perguruan tinggi non-vokasi dengan ranking tertinggi di Indonesia pada 2019:

1.Institut Teknologi Bandung (skor 3.671 - klaster 1)
2.Universitas Gadjah Mada (skor 3.594 - klaster 1)
3.Institut Pertanian Bogor (skor 3.577 - klaster 1)
4. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (skor 3.462 - klaster 1)
5.Universitas Indonesia (skor 3.401 - klaster 1)
6.Universitas Diponegoro (skor 3.207 - klaster 1)
7.Universitas Airlangga (skor 3.056 - klaster 1)
8.Universitas Hasanuddin (skor 3.036 - klaster 1)
9.Universitas Brawijaya (skor 2.948 - klaster 1)
10.Universitas Padjadjaran (skor 2.906 - klaster 1)
11.Universitas Andalas (skor 2.795 - klaster 1)
12.Universitas Sebelas Maret (skor 2.711 - klaster 1)
13.Universitas Sumatera Utara (skor 2.695 - klaster 1)

Dari data tersebut menunjukkan, jika rangking UI terus menurun. Berbeda dengan ITB yang makin berjaya. Terus merosotnya rangking UI, menurut Nasir salah satunya dilihat dari nilai outcome.

Pemeringkatan Perguruan Tinggi 2019 berfokus pada indikator atau penilaian yang berbasis Output - Outcome Base, yaitu dengan melihat kinerja masukan dengan bobot 40 % yang meliputi kinerja Input (15%) dan Proses (25%), serta Kinerja Luaran dengan bobot 60% yang meliputi Kinerja Output (25%), dan Outcome (35%).

Penambahan indikator baru tersebut sebagai upaya agar perguruan tinggi dapat secara aktif merespon perkembangan zaman, terutama revolusi industri keempat dan kebutuhan tenaga kerja.

“Dengan perubahan penilaian kinerja perguruan tinggi dari tahun-tahun sebelumnya, diharapkan perguruan tinggi didorong untuk lebih menekankan produk atau luaran pendidikan tinggi yang berkualitas yaitu dengan pemberian bobot output yang lebih besar dari bobot input,” tambah Direktur Jenderal Kelembagaan Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Patdono Suwignjo.

Sumber : jpnn.com
Selengkapnya »

Rangking 100 Dunia Menjadi Target Menristik Bagi PTN

Menristekdikti Mohamad Nasir menargetkan perguruan tinggi negeri (PTN) yang dipimpin rektor asing bisa masuk rangking 100 dunia. Menteri Nasir juga memastikan anggaran untuk menggaji rektor luar negeri ini akan disediakan pemerintah, tanpa mengurangi anggaran PTN tersebut.

Pemerintah menargetkan pada 2020 sudah ada perguruan tinggi yang dipimpin rektor terbaik dari luar neger. Tahap awal targetnya lima PTN.

"Kami tantang calon rektor luar negerinya. Bisa tidak tingkatkan ranking perguruan tinggi ini menjadi 200 besar dunia. Setelah itu tercapai, berikutnya 150 besar dunia. Setelah ini 100 besar dunia. Harus seperti itu. Kita tidak bisa targetnya item per item. Bisa tidak mencapai target itu. Nanti (dia harus meningkatkan) publikasinya, mendatangkan dosen asing, mendatangkan mahasiswa asing, bahkan mahasiswa Indonesia bisa kirim ke luar negeri," ungkap Menteri Nasir usai konpers di kantornya, Jumat (26/7).

Pemerintah menargetkan 2020 sudah ada satu perguruan tinggi di Indonesia yang dipimpin rektor terbaik luar negeri. Ditargetkan pada 2024, ada lima perguruan tinggi Indonesia yang dipimpin oleh rektor luar negeri.

Menteri Nasir mengakui saat ini ada beberapa perbaikan peraturan yang diperlukan untuk mengundang rektor dan dosen luar negeri.

"Saya laporkan kepada Bapak Presiden, ini ada regulasi yang perlu ditata ulang. Mulai dari Peraturan Pemerintahnya. Peraturan Menteri kan mengikuti Peraturan Pemerintah. Nanti kalau Peraturan Pemerintahnya sudah diubah, Peraturan Menteri akan mengikuti dengan sendirinya," tuturnya


Dia memperkirakan Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH) sudah layak dipimpin rektor terbaik dari luar negeri. PTNBH juga diperkirakan layak berkolaborasi atau mengundang dosen luar negeri untuk mengajar dan meneliti, mengingat PTNBH memiliki ranking tertinggi di antara perguruan tinggi lain di Indonensia. Namun dia masih menunggu hasil kajian dari tim Kemenristekdikti, di mana memungkinkan PTN Badan Layanan Umum (PTN BLU) atau PTN Satuan Kerja (PTN Satker) dipimpin oleh rektor luar negeri dan ditempati dosen luar negeri.

"Perguruan Tinggi Negeri yang paling tidak sekarang posisinya Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum, yang saya anggap paling mature, paling dewasa, tapi dimungkinkan juga di BLU, di Satker yang punya reputasi yang baik, bisa ke sana juga," paparnya

Sumber : jpnn.com
Selengkapnya »

Besaran UKT Bagi Jalur Mandiri Perlu Diketahui Pendaftar

Informasi mengenai besaran UKT ( uang kuliah tunggal ) sangat dibutuhkan para pendaftar seleksi masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) jalur mandiri.

Ya, jalur ujian mandiri menjadi alternatif terakhir bagi yang gagal lolos SBMPTN 2019 (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri Tahun 2019).

Diketahui, dari 714.652 pendaftar SBMPTN 2019, hanya 23,61 persen yang lolos. Praktis, ada sekitar 545.910 peserta yang gagal.

”Kondisi jalur ujian mandiri menjadi ajang komersial harus semaksimal mungkin diantisipasi,” tegas Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir.

Nasir tidak menampik adanya isu praktik komersial muncul dari kampus-kampus yang menggelar jalur ujian mandiri. Calon mahasiswa lolos dengan syarat membayar biaya uang kuliah tunggal lebih. Cara tersebut tentu dianggap sebagai ajang kampus negeri mencari uang.
Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, lanjut Nasir, akan melakukan evaluasi dari program studi (prodi) yang kerap menjadi incaran tertinggi calon mahasiswa. Juga, akan menyasar prodi yang dibutuhkan untuk dunia kerja (vokasi).

Jurusan lama seperti kedokteran, ilmu kemasyarakatan, ilmu komunikasi, dan teknik diprediksi masih tinggi peminat. Peluang masuk bisa lebih besar jika peserta memilih jurusan yang baru dibuka. Nasir menyebut saat ini ada 147 program studi S-1 baru.
”Silakan masing-masing PTN mulai membuka jalur mandiri. Tapi saya ingatkan, jangan sampai jalur mandiri ini dijadikan ajang komersialisasi,” kata Nasir kembali menegaskan.

Dalam waktu dekat, lanjut dia, beberapa PTN membuka seleksi mandiri. Contohnya, Universitas Indonesia (UI) akan menggelar SIMAK UI pada 10 Juni hingga 10 Juli 2019. Demikian juga beberapa PTN lain.

”Di ITB yang menerima 4.200 mahasiswa baru, 20 persennya diambil dari jalur mandiri,” ujar mantan Rektor Universitas Diponegoro itu.

Rektor Institut Teknologi Bandung Kadarsah Suryadi membenarkan kampus yang dipimpinnya membuka jalur ujian mandiri. Kampusnya berprinsip bahwa jalur mandiri bukan untuk menggalang dana. Melainkan untuk tetap memberi kesempatan bagi siswa yang masih bertekad kuliah dan kurang mampu secara ekonomi.

Sebab, kasus yang dihadapi setiap anak berbeda. Tidak melulu gagal pada SNMPTN maupun SBMPTN. Ada yang sudah diterima SBM PTN tapi ngakunya salah jurusan. Asal memilih prodi yang penting diterima negeri pada jalur sebelumnya.
Selain itu, Kadarsah juga masih membuka peluang beasiswa bagi calon mahasiswa tidak mampu secara ekonomi melalui jalur mandiri. Memberikan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dan slip gaji orangtua sebagai persyaratannya.

”Nantinya, tim kami akan mengecek untuk verifikasi data tersebut. Kami sediakan biaya Rp 0 dan hanya membayar 20 persen UKT (uang kuliah tunggal). Untuk yang mampu, kami mempersilahkan bayar semampunya," terangnya kepada Jawa Pos. Sehingga walaupun lewat jalur UM tidak ada kesan komersialisasi.

Meski begitu, ITB tetap mengutamakan kualitas calon mahasiswanya. Memenuhi syarat akademik dengan lulus tes dan menyantumkan nilai UTBK, serta harus memiliki surat keterangan tidak mampu dari kelurahan atau kecematan siswa tinggal.
”Semuanya tetap kami akan melakukan penyaringan di tahap ujian mandiri ini. Sebab, tantangan kami kedepan adalah bagaimana menyeimbangkan hasil para lulusan bukan hanya profesional ditingkatkan, melainkan meningkatkan lulusan yang siap jadi peneliti dan entrepreneur,” jelas Kadarsah.

Di Surabaya, tidak hanya jalur seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri (SBM PTN), peminat masyarakat masuk PTN jalur mandiri terus meningkat. Biaya yang dikeluarkan pun jauh lebih mahal. Sebab, mereka tidak hanya membayar uang kuliah tunggal (UKT) per semester, tetapi juga membayar sumbangan pengembangan institusi (SPI).

Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Prof Mochamad Ashari mengatakan, Kementerian Riset, Teknologi dan Perguruan Tinggi (Kemenristekdikti) telah mematok kuota jalur mandiri di masing-masing PTN maksimum 30 persen dari total mahasiswa baru (maba).

Sementara, kuota 70 persen dialokasikan untuk jalur seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNM PTN) dan seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri (SBM PTN). “Kami perlu ada subsidi silang untuk mahasiswa yang ekonominya kurang. Dan itu diambil dari jalur mandiri,” katanya
Menurut Ashari, ITS sendiri memiliki kuota bidikmisi 850 orang. Kuota tersebut sesuai dengan peraturan dari Kemenristekdikti. Yakni, 20 persen dari total kuota mahasiswa baru. Itu diberikan pada jalur SNMPTN dan SBMPTN. Itu pun belum tentu kuotanya terpenuhi. “Perguruan tinggi butuh penyeimbang subsidi silang lewat jalur mandiri. Mereka yang punya kemampuan ekonomi lebih. Karena jalur mandiri tidak ada bidikmisi,” ujarnya.

Ashari menuturkan, besaran biaya UKT jalur mandiri ITS masih terbilang murah. Yakni, Rp 7,5 juta per semester untuk seluruh program studi (prodi). Besaran UKT tersebut sama dengan jalur seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (PTN) dan seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri (SBM PTN).

“ITS masih menggunakan skema lama. Sejak 2012, UKT per semester di seluruh prodi tidak berubah,” katanya.

Bedanya, pada jalur mandiri, camaba harus membayar SPI. Besaran SPI di ITS sendiri setiap prodi berbeda-beda. Yakni, minimal Rp 20 juta hingga minimal Rp 75 juta. Meski begitu, semakin besar biaya SPI yang dibayar tetap tidak menjamin calon peserta tersebut diterima jalur mandiri.

“Jadi bukan jor-joran uang. Semua sudah disesuaikan dengan standarnya. ITS juga tetap memprioritaskan akademik,” ujarnya.
Ashari menyebutkan, banyak dari para pendaftar jalur mandiri yang sanggup membayar hingga ratusan juta. Namun, nilai akademik peserta di bawah rata-rata. ITS pun tidak meloloskannya. “Subsidi silang dikuatkan untuk membantu kelompok yang ekonominya kurang. Namun, bukan dari jalur mandiri saja. ITS masih ada dari perusahaan danprogram-program lain,” katanya.

Sementara itu, di Universitas Airlangga juga memberlakukan uang kuliah semester (UKS) dan uang kuliah awal (UKA). Besaran UKS sendiri setiap prodi berbeda-beda. Minimal Rp 6 juta hingga Rp 15 juta. Sementara, UKA paling murah Rp 20 juta hingga Rp 99 juta.

Sumber : jpnn.com
Selengkapnya »

12 Link Cek Pengumuman SBMPTN Hari Ini Mulai 9 Juli 2019

12 Link Cek Pengumuman SBMPTN Hari Ini Mulai 9 Juli 2019 - Halo adik-adik semuanya, hari ini tentunya menjadi hari-hari yang sangat menegangkan bagi adik-adik yang akan kuliah di PTN denhan jalur SBMPTN.

Sudah tahu belum bahwa hari ini, tepatnya mulai 9 Juli 2019 mulai pukul 15.00 penngumuman sbmptn 2019 resmi dirilis. Kalo tahun-tahun sebelumnya kadang maju sehari, jadi semisal pengumuman resmi tanggal 9 Juli 2019, kadang maju sehari menjadi 8 Juli 2019. Namun sebaiknya sering-sering saja pantau via online ya..

Baca juga : 3 Cara Intip Pengumuman Kelulusan SBMPTN 9 Juli 2019

Namun demikian kekuatan bandwich kadang berbeda-beda, sehingga panitia pun telah mempersiapkan antisipasi  srever down dengan memberikan beberapa alternatif web untuk cek kelulusan sbmptn hari ini 9 Juli 2019.

Bahkan seperti halnya tahun sebelumnya, tersedia juga versi Pengumuman SBMPTN Hari Ini Mulai 9 Juli 2019 dalma bentuk pdf.
12 Link Cek Pengumuman SBMPTN Hari Ini Mulai 9 Juli 2019 img

Ini malah yang paling memudahkan, entah siapa yang pertama download, kemudian dishare via whatapps sehingga sangat memudahkan.

Biasanya pula tidak mantab kalo tidak melihat sendiri hasil sbmptn secara sendiri.

Hasil seleksi SBMPTN 2019 akan diumumkan mulai tanggal 19 Juli 2017 pukul 15.00 WIB, yang dapat diakses pada laman www.sbmptn.ac.id   atau pada laman mirror :
1. http://sbmptn.unsyiah.ac.id/
2. http://sbmptn.undip.ac.id
3. http://sbmptn.unand.ac.id
4. http://sbmptn.ugm.ac.id
5. http://sbmptn.unsri.ac.id
6. http://sbmptn.its.ac.id
7. http://sbmptn.ui.ac.id
8. http://sbmptn.unair.ac.id
9. http://sbmptn.ipb.ac.id
10. http://sbmptn.untan.ac.id
11. http://sbmptn.itb.ac.id
12. http://sbmptn.unhas.ac.id

Bagaimana apakah adik-adik diterima di PTN yang adik-adik idamkam? Selamat ya, dan segera persiapkan kelengkapan berkas selanjutnya untuk registrasi dan lain-lainnya.

Apabila memang belum diterima di PTN, segeralah untuk mempersiapkan diri untuk memilih jalur kuliah di PTS sesuai dengan minat adik-adik semuanya dan tentunya atas dukungan orantua.

Salam sukses.....
Selengkapnya »

3 Cara Intip Pengumuman Hasil SBMPTN 9 Juli 2019

3 Cara Intip Pengumuman Hasil SBMPTN 9 Juli 2019 - Selamat bertemu dengan Infi SBMPTN 2019, kali ini Info SBMPTN akan berbagai tentang 7 Cara Intip Pengumuman Hasil SBMPTN 9 Juli 2019.

Kapan sebenarnya pengumuman SBMPTN 2019, akankah pengumuman kelulusan hasil SBMPTN 2019 diajukan seperti pada tahun-tahun sebelumnya? Apakah tanggal 8 Juli 2019 atau tetap 9 Juli 2019? Sesuai dengan agenda jadwal yang tertera pada laman www.sbmptn.ac.id.

Baca juga : Pengumuman SBMPTN 9 Juli 2019

Di zaman yang serba teknologi, maka untuk melihat pengumuman hasil SBMPTN 9 Juli 2019 tidakperlu repot-repot membeli koran, seperti saat zaman saya kecil.

Ada beberapa cara untuk melihat Pengumuman Hasil Lulus SBMPTN 9 Juli 2019 yaitu bisa menggunakan smarthphone, komputer PC, dan laptop.

Cara Cek Intip Pengumuman Hasil SBMPTN 9 Juli 2019 dengan smarthphone :

Pertama langsung kunjungi laman resmi SBMPTn 2019, di www.sbmptn.ac.id
Klik pada menu jadwal penting, biasanya akan tersaji link mrror untuk cek pengumuman SBMPTN 2019
Akan muncul menu nomor peserta, silakan masukkan nomor peserta adik-adik. Selain itu mucul juga tanggal lahir, silakan isikan tanggal lahir adik-adik.
Terakhir masukan capta dan klik  cari

Cara Cek Intip Pengumuman Hasil SBMPTN 9 Juli 2019 dengan komputer

Caranya idem atau sama dengan Cara Cek Intip Pengumuman Hasil SBMPTN 9 Juli 2019 dengan smarthphone.


Cara Cek Intip Pengumuman Hasil SBMPTN 9 Juli 2019 dengan laptop

Caranya idem atau sama dengan Cara Cek Intip Pengumuman Hasil SBMPTN 9 Juli 2019 dengan smarthphone<
Ada hal menarik ketika adik-adik mengetikan kata kunci sbmptn.ac.id apabila penulisannnya kurang lengkap maka yang akan mucul adalah web-web yang merekomendasikan , contohnya tribunnews.com atau portal-portal besar berita di Indonesia.
3 Cara Intip Pengumuman Hasil SBMPTN 9 Juli 2019 img

Dimana memang mereka memuat berita untuk memudahkan pencarian informasi seputar pengumuman sbmptn 9 juli 2019.

Bagaimana apakah adik-adik diterima masuk kuliah ke perguruan tinggi negeri di jalur SBMPTN 2019, yang diumumkan pada 9 Juli 2019? Selamat ya....

Nah bagi adi-adik yang mungkin belum diiterima kuliah di perguruan tinggi negeri, jangan berkecil hari. Kuliah tidak harus di PTN, namun bisa juga di swasta yang memang sesuai dengan minat, jurusan dan juga kemampuan ekonomi keluarga tentunya.

Itulah "3 Cara Intip Pengumuman Hasil SBMPTN 9 Juli 2019" semoga bermanfaat.

Salam sukses kuliah di PTN bagi yang diterima dan salam sukses kuliah di PTS bagi yang memang belum diterima di PTN.
Selengkapnya »